• jakarta_city.jpg
  • makassar_city.jpg
  • medan_city.jpg
  • surabaya_city.jpg

IISMEX 2016

Young software engineers help solve city problems

Around 60 groups of young software engineers and IT students competed recently to produce smartphone applications to benefit Jakartans in terms of education, transportation and health.

Held by Google Indonesia, the Hack for Impact competition encouraged software engineers to create apps to solve three main problems in Jakarta by using data provided by the city administration.

Akbar Juang Saputra, a fourth-year student at the Bandung Institute of Technology (ITB) majoring in informatics technology, said that he and other three ITB students in his group had created an app called “Darurat!” that simplified access to emergency service numbers and center locations.

5 cities improve governance, services via online systems

Five cities — Surabaya in East Java, Bandung and Bogor in West Java, Makassar in South Sulawesi and Jakarta — are using the Internet and various smartphone applications to improve their public services and implement their good-governance systems.

Surabaya Mayor Tri Rismaharini told the seminar in Jakarta that an online system had helped her implement clean and transparent governance.

KOLOM: RISMA DAN KOTA CERDAS SURABAYA

Salah satu gagasan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mewujudkan kota yang makin maju dan pintar adalah memanfaatkan teknologi internet untuk membangun Surabaya menjadi Kota Cerdas (Smart City). Dengan mengembangkan dan memanfaatkan teknologi internet dan pelayanan sistem online, anggaran pemerintah daerah untuk birokrasi bisa dihemat, sekaligus meningkatkan transparansi dan kecepatan dalam pelayanan publik.

Menurut Florida (2002), Smart City adalah sebuah kota yang didukung oleh manusia-manusia yang kreatif dalam bekerja, jejaring pengetahuan dan lingkungan yang nyaman, dan berbasis pada teknologi komunikasi dan informasi–termasuk dalam proses pengambilan keputusan publik. Sudahkah pemerintah dan masyarakat Surabaya melakukannya?

Malang Serius Kukuhkan Diri Sebagai Smart City

Bisnis.com, MALANG—Kota Malang serus mengukuhkan diri menuju smart city dengan memperkuat database kependudukan.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Malang Farid Wahyudi mengatakan untuk menuju smart city maka satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus memahami konsep tersebut.

“Karena itulah, kami beraudiensi dengan tim Smart City/Community Innovation Center (SCCIC) Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam rangka penerapan konsep Smart City,” ujarnya di Malang, Kamis (30/7/2015)

Page 2 of 3

Supporting Publication

   
           
 
   

Creative Partner

         
           
           

Knowledge Partner Forum

       
           
           

Official Ride-Sharing App

 

Incorporating with

Indo Water

Water, Wastewater and Recycling Technology

Indo Waste

Waste Technology and Solution

Indo Renergy

New Energy and Renewable Energy

Show Information

Venue:
Jakarta Convention Center, Indonesia

Exhibition Hours:
Wed, 12 July : 10.00-18.00
Thu, 13 July  : 10.00-18.00
Fri, 14 July    : 10.00-17.30

Who's Online

We have 24 guests and no members online